ARTIKEL MAHASISWA PSIKOLOGI
\\\"Mengenal Teori Psikoanalisis Sigmund Freud\\\"

By abng ipul 02 Okt 2023, 18:49:38 WIB Akademik
ARTIKEL MAHASISWA PSIKOLOGI

Keterangan Gambar : Program Studi Psikologi UMMU


Mengenal Teori Psikoanalisis Sigmund Freud

 

Tulisan ini dibuat oleh Mahasiswa Program Studi Psikologi Fisip Ummu :

Baca Lainnya :

Muhammad Fauji Hasan, Anggun Ramadhani, Nadias Humairah Mustafa, Aliyah Tirta Nur’ain, Marsya Buamona, Nurhayat Abujakar, Ria S Habsyi

Topik yang di bahas pada edisi kali ini tentang  teori Psikoanalisis. Ini merupakan bagian dari Tugas mata kuliah psikologi umum semester 1 yang di ampuh oleh ibu Nurulsani S. A. Latief pada program studi psikologi fakultas ilmu sosial dan ilmu politik universitas muhammadiyah Maluku utara.

Sejarah Teori Psikoanalisis

Membahas tentang psikoanalisis, maka tidak lepas dari sosok yang memperkenalkannya pertama kali, Sigmund Freud. Penemuan ini yang mengakibatkan nama Frued menjadi masyhur. Istilah ini diciptakan Frued sendiri dan muncul pertama kalinya pada tahun 1896. Menurut Frued psikonalisa merupakan suatu pandangan baru tentang manusia, dimana ketidaksadaraan memainkan peranan sentral. Pandangan Ini mempunyai relevensi praktis, karena dapat digunakan dalam mengobati pasien-pasien yang mengalami gangguan-gangguan psikis. Tetapi perlu dicatat pengunaan klinis psikoanalisa tidak merupakan perkembangan yang lebih lanjut dikemudian hari. Frued tidak memulai dengan menyusun suatu ajaran.Teori psikonalisis lahir dari praktek dan tidak sebaliknya. Psikoanalisis ditemukan dalam usaha menyembuhkan pasien-pasien histeris. Baru kemudian Frued menarik kesimpulan-kesimpulan teoritis dari penemuannya dibidang praktis. Frued sendiri beberapa kali menjelaskan arti istiah psikoanalisa, tetapi cara menjelaskannya tidak selalu sama.

Salah satu cara yang terkenal adalah cara yang ada pada tahun 1923. Cara ini terdapat di dalam suatu artikel yang ditulis sendiri oleh Frued dalam sebuah kamus ilmiah Jerman. Disitu ia membedakan tiga arti psikonalisis . Pertama "psikonalisis" dipakai untuk menunjukkan suatu metode penelitian terhadap proses-proses psikis (seperti misalnya mimpi) yang sebelumnya tidak terjangkau oleh penelitian ilmiah. Kedua, istilah ini menunjukkan juga suatu teknik untuk mengobati gangguan-gangguan psikis yang dialami pasien-pasien Neurotis. Teknik ini bertumpu pada metode penelitian tadi. Ketiga, istilah yang sama dipakai pula dalam arti yang lebih luas lagi untuk menunjukkan seluruh pengetahuan psikologis yang diperoleh melalui teknik metode dan teknik tersebut di atas. Dalam hari terakhir ini kata psikoanalisis mengacu pada suatu ilmu pengetahuan yang dimata Frued betul-betul ilmu baru.

Untuk mengetahui teori psikoanalisis, artinya kita harus mengenal Sigmund Freud. Beliau adalah orang pertama yang memunculkan istilah psikoanalisis. Psikolog asal Wina – Austria ini lahir pada 6 Mei 1856, merupakan putra pasangan Amalia dan Jacob Freud. Tokoh psikoloanalisis  klasik ini wafat pada usia 83 tahun di London, pada 23 September 1939. Dan terkenal karena mengembangkan Psikologi Kepribadian. Freud mengambil jurusan kedokteran di Universitas Wina pada tahun 1973. Masa mudanya ia isi dengan banyak melakukan observasi dan penelitian. Kajiannya banyak membahas tentang kejiwaan dan kesesuaian pendirian. Baru pada tahun 1980-an, ia menjadikan ilmu psikologi sebagai bagian dari hidupnya. Sejak saat itu, ia terus mengembangkan teori psikoanalisis pikiran manusia.

 

Biografi singkat Sigmund Freud

 

Sigmund Freud adalah seorang psikolog yang berasal dari kota Wina, Austria. Freud dilahirkan dari kandungan seorang ibu yang bernama Amalia yaitu seorang yang cantik, tegas, masih muda, dau puluh tahun lebih muda dari suaminya dan merupakan istri ketiga dari ayahnya Jacob Freud. Freud lahir tepatnya pada tanggal 6 Mei 1856 di Freigery sebuah kota kecil yang didominasi penduduk asli Muravia, yang sekarang ini lebih dikenal dengan sebutan Pribar, Cekoslowakia, Austria. Ia meninggal di London pada tanggal 23 September 1939. Selama hampir 80 tahun Freud tinggal di Wina dan baru meninggalkan kota ketika Nazi menaklukkan Austria Pada tahun 1860, ketika Freud hampir berusia 4 tahun, keluarganya pindah ke Wina (Wina, ibukota Austria) yang kemudian menjadi semacam magnet bagi kaum imigran. Saat itu adalah masa-masa awal dimulainya era liberal pada kekaisaran Hapsburg. Kaum Yahudi baru saja terbebas dari pajak-pajak yang memberatkan serta berbagai pembatasan menghina seperti tentang hak-hak kepemilikan mereka, pilihan-pilihan karer, praktek-praktek keagamaan yang dianut. Kemerdekaan ini kemudian membawa harapan-harapan realistis pada bidang perkembangan taraf ekonomi, partisipasi politik serta menjadi ukuran baru bagi standar penerimaan sosial. Saat itu adalah masa dimana (seingat Freud) "Para murid berdarah Yahudi yang taat, selalu membawa album foto tokoh- tokoh Yahudi yang menjadi Menteri kabinet, dalam tas mereka." Freud muda terlatih untuk selalu memiliki ambisi-ambisi tinggi. Sebagai anak pertama dan kesayangan keluarga, dia difasilitasi kamar pribadi oleh orang tuanya. Dia memperlihatkan bakat-bakat yang luar biasa semenjak hari pertama sekolahnya dan disekolah lanjutan (disebut Gymnasium: sekolah lanjutan swasta sebelum masuk perguruan tinggi), dia selalu berada di peringkat pertama dari tahun ke tahun. Ia bekerja pada laboratorium Profesor Breuer, ahli ternama dalam bidang fisiologi (1876-1882). Beberapa tahun lamanya ia mengadakan riset mengenai kokaine, sejenis obat bius (1884-1887). Pada tahun 1886 ia menikah dengan Martha Bernays dan karena alasan ekonomis ia mengurangi riset ilmiah dan membuka praktek sebagai dokter saraf. Namun, ia meneruskan penelitian dibidang neurologi. Setelah itu ia berkunjung di Berlin dan menulis beberapa karangan penting tentang cacat otak pada anak-anak. Lama-kelamaan perhatiannya bergeser dari neurologi ke psikopatologi. Terpengaruh oleh Breuer sekitar tahun 1888 ia memulai memanfaatkan hipnosa dan sugesti dalam praktek ilmiahnya. Intinya pada tahun (1896-1939) Freud mengembangkan gagasannya tentang teori psikoanalisa dari praktiknya dengan pasien yang mengalami gangguan mental. Dan Freud telah menghabiskan waktu hidupnya di Wina dan kemudian pindah ke London menjelang akhir karirnya.

 

Apa itu teori Psikoanalisis?

Teori psikoanalisis klasik merujuk pada istilah yang dipopulerkan oleh Freud. Secara garis besar, teori ini menyatakan bahwa “ketidaksadaran” pada individu memiliki peran yang utama dalam diri seseorang. Dengan landasan teori ini, Freud melakukan pengobatan mereka yang menderita gangguan psikis. Teori Psikoanalisis Freud telah menjadi teori yang paling banyak digunakan dan dikembangkan hingga saat ini. Konsep teori ini digunakan untuk meneliti kepribadian seseorang terhadap proses psikis yang tidak terjangkau oleh hal yang bersifat ilmiah. Dengan metode psikoanalisis, Freud bermaksud mengembalikan struktur kepribadian pasien dengan cara memunculkan kesadaran yang tidak ia sadari sebelumnya. Adapun proses terapi ini berfokus pada pendalaman pengalaman yang dialami pasien saat masih kanak-kanak.

Bagi Freud, keseluruhan merupakan bagian terkecil dari keseluruhan jiwa. Seperti gunung es yang mengapung yang Bagian puncak dinamakan kesadaran (conciousnes), Bagian tengah dinamakan  prakesadaran (sub conciousnes) dan bagian dasar yang tertutup air adalah ketidaksadaran (unconciousnes).Sama seperti perumpamaan akar pohon, disini alam bawah sadar atau ketidaksadaran merupakan hal yang paling menentukan kehidupan manusia. Dimana penyebab dari penyimpangan perilaku ini berasal dari faktor alam bawah sadar ini. Hal yang seperti inilah yang dianalisa oleh Freud untuk mengungkap kepribadian seseorang dan menjadikan analisa ini sebagai metode penyembuhan. Alam sadar adalah apa yang anda sadari pada saat-saat tertentu,pengindraan langsung, ingatan, pemikiran, fantasi, perasaan yang anda miliki. Terkait erat dengan alam sadar ini adalah apa yang dinamakan Freud dengan alam pra-sadar, yaitu apa yang kita sebut saat ini dengan "kenangan yang sudah tersedia" (available memory), yaitu segala sesuatu yang dengan mudah dapat dipanggil kea lam sadar, kenanga-kenangan yang walaupun tidak anda ingat waktu berpikir, tapi dapat dengan mudah dipanggil lagi. Tidak ada masalah yang muncul dari dua lapisan ini. Namun, Freud mengatakan bahwa keduanya adalah bagian terkecil dari pikiran.

Adapun bagian terbesarnya adalah alam bawah sadar (unconscious mind). Bagian ini mencakup segala sesuatu yang sangat sulit dibawa kea lam sadar, termasuk segala sesuatu yang memang asalnya alam bawah sadar, seperti nafsu dan insting kita serta segala sesuatu yang masuk ke situ karena kita tidak mampu menjangkaunya, seperti kenangan atau emosi-emosi yang terkait dengan trauma. Freud berpendapat bahwa alam bawah sadar adalah sumber dari motivasi dan dorongan yang ada dalam diri kita, apakah itu hasrat yang sederhana seperti makanan atau seks, daya-daya neurotic, atau motif yang mendorong seorang seniman atau ilmuwan berkarya. Namun anehnya, kita sering terdorong untuk mengingkari atau menghalangi seluruh bentuk motif ini naik kea lam sadar. Oleh karena itu, motif-motif itu kita kenali dalam wujud samar-samar.

Teori Psikoanalisis Sebagai Teknik Penyembuhan (Terapi)

Menurut Freud, seseorang haruslah melalui fase-fase yang disebutkan diatas. Seseorang akan mengalami neurosis. Yaitu, sebuah gangguan mental yang dapat menyebabkan stres meskipun dianggap tidak terlalu serius. Teori yang dibawa Freud melalui psikoanalisis mampu dijadikan dasar dalam mengevaluasi kepribadian. Sehingga permasalahan pada orang yang mengalami neurosis bisa disembuhkan. Berikut teknik-tekniknya :

1.      Teknik Talking Care

Teknik ini pada dasarnya adalah tentang membangun hubungan baik dengan klien/pasien. Sehingga para pasien dapat menceritakan pengalaman masa lalunya. Freud membuat ajang bagi para pasien untuk mengalirkan rasa sehingga hati mereka lega dari apa yang membebaninya.

Meski begitu, Freud menganggap teknik ini memiliki kelemahan karena apa yang diceritakan oleh pasien adalah hal yang berada pada alam sadar. Dianggap kurang tepat karena permasalahan sesungguhnya terjadi pada alam ketidaksadaran.

2.      Teknik Kartasis

Freud berusaha memasuki alam bawah sadar pasien dengan metode ini. Ia menggabungkan momen setengah sadar, untuk bisa mengavaluasi persoalan pasien. Istilah yang biasa kita dengar berkaitan dengan teknik ini adalah metode hipnosis. Meski Freud pernah berhasil menangani pasien penderita gangguan saraf. Namun kemudian ia menyatakan kurang puas dengan metode ini, dan mulai mengembangkan teknik terapinya.

3.      Teknik Asosiasi Bebas

Teknik ini banyak dikembangkan oleh para psikolog kontemporer dan bisa kita temui sehari-hari. Teknik ini meminta para pasien untuk rileks dan beristirahat sejenak dari pikiran yang biasanya  meliputi para pasien setiap hari. Kemudian mereka diminta untuk menceritakan hal-hal yang membuat dirinya trauma.

4.      Teknik Penafsiran Mimpi

Menurut Freud, mimpi merupakan hasil psikis yang tergambar ketika kita tidur. Tidak puas dengan teknik sebelumnya karena mereka bekerja pada alam sadar, Freud menggunakan mimpi sebagai materi yang muncul ketika seseorang tidak sadar. Dari hal yang diceritakan pasien lewat mimpinya, Freud mendapat kepuasan karena ia dapat mengupas memori pasien pada masa lalu.

Mahasiswa Prodi Psikologi UMMU Tahun 2023




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment